PERJUANGAN MELANJUTKAN SEKOLAH


CERPEN
 

            Dia (nama samaran) adalah sosok remaja berusia 17 tahun yang berasal dari keluarga sangat miskin. Usai lulus dari SMA, Dea tidak lagi mampu melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi. Jangankan untuk masuk perguruan tinggi, lulusa SMA saja sebenarnya sudah disukurinya lantaran kondisi ekonomi keluarganya yang jauh dari kata kecukupan. Dia juga bukan anak yang tergolong cerdas. Nilai Dia sewaktu di SMA juga tergolong biasa-biasa saja.

            Pada suatu hari Dia bertemu dengan seseorang. Orang yang ditemua Dia ternyata adalah seorang dosen disebuah kampus swasta. Dia pun ngobrol selama 30 meni dengan dosen tersebut. Dosen itu sangat baik hati dan mau berbagi tentang banyak hal dengan Dia.
Keesokan harinya Dia itu bertemu lagi dengan Dosen itu. Tanpa disengaja, dosen itu melihat Dia sedang berjalan lantas memanggilnya. Dosen itu pun mentraktir Dia segelas susu dan membicarakan tentang banyak hal terkait dunia pendidikan. Dosen itu memberitahu Dia bahwa sebenarnya ada peluang untuk mendapatkan beasiswa jika Dia masih berharap ingin masuk kuliah. Dia pun menggelengkan kepala, karena dia merasa bahwa untuk mendapatkan beasiswa harus memiliki prestasi akademik. Si Dosen pun lantas banyak bertanya kepada Dia tentang masa-masa dimana Dia masih duduk dibangku sekolah SMA hingga lulus. Dia memberitahu si Dosen bahwa dia bukanlah anak yang pintar sehingga dia tidak kepikiran untuk mendapatkan beasiswa.

            Kemudian si Dosen pun menanyakan nilai yang didapat Dia. Meskipun nilai akademis Dia memang tidak bagus, namun Dosen itu masih meyakinkan Dia bahwa masih ada kesempatan untuk mendapatkan beasiswa jika dia bisa fokus pada saat mengikut tes. Mendengar perkataan si Dosen yang berusaha mayakinkan dirinya, Dea pun lantas memutuskan untuk mendaftar program beasiswa tersebut. Dan tanpa disangkanya, ternyata setelah melalui tes dia dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan beasiswa tersebut. Dia pun lantas mengunjungi rumah si Dosen untuk memberitahu kabar gembira itu. Dia mengucapkan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada si Dosen atas informasi dan semangat yang telah dia dapat dari Dosen yang dikenalinya itu.


Komentar

Pos populer dari blog ini

PERKEMBANGAN REMAJA MASA KINI

The Place You Must Visit